Matematika adalah Kehidupan

Matematika adalah bahasa dimana Tuhan menuliskan alam semesta #Galileo Galilei

MATHEMATICS EDUCATION FAIR (MEF) 2016

HIMMA (Himpunan Mahasiswa Matematika) FKIP UNSRI PROUDLY PRESENT : Ajang Bergengsi setiap tahunnya " MATHEMATICS EDUCATION FAIR 2016 "

GMT Palembang

Fenomena Alam Gerhana Matahari Total Terjadi di Kota Palembang, 09 Maret 2016 selama 2 menit

LOMBA CIPTA PUISI MATEMATIKA NASIONAL

LOMBA CIPTA PUISI MATEMATIKA MAHASISWA TINGKAT NASIONAL “Wujudkan Generasi Muda EKSIS (Edukatif, Kompetitif, Sportif, Intelek, Solid) " 9 Maret – 9 Mei 2016

Mahasiswa Pendidikan Matematika UNSRI 2014

Engkau tak dapat meraih ilmu kecuali dengan enam hal yaitu cerdas, selalu ingin tahu, tabah, punya bekal dalam menuntut ilmu, bimbingan dari guru dan dalam waktu yang lama. ( Ali bin Abi Thalib ) from :http://www.duniakata.com/2014/11/45-kata-mutiara-tentang-pentingnya-ilmu.html

Kamis, 17 Maret 2016

PMRI

Pengembangan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia


Hai kawan, dalam kesempatan ini saya ingin membagikan sesuatu yang tentunya sangat bermanfaat bagi kita. Sudah bisa ditebak dari judulnya adalah PMRI (Pengembangan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia). Seperti yang kita alamai pada masa sekarang, sistem pendidikan khususnya dalam pembelajaran tentunya selalu mencari sesuatu yang baru yang realistik (nyata) dan inovatif. Pendekatan PMRI sudah sangat terkenal dimasa sekarang tentunya. Kata realistic merujuk pada pendekatan dalam pendidikan matematika yang telah dikembangkan di  netherland belanda, pendekatan ini mengacu pada pendapat freudenthal (Gravermeijer, 1994) yang menyatakan bahwa matematika harus dikaitkan dengan realita dan matematika merupakan aktivitas manusia (mathematics as a human activity). Ini berarti bahwa matematika harus dekat dan relevan dengan kehidupan anak sehari-hari. Matematika sebagai aktivitas manusia berarti bahwa manusia diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk menemukan kembali ide dan konsep matematika. Pendekatan ini kemudian dikenal dengan nama Realistic Mathematics Education (RME).
Dasar filosofi yang digunakan dalam PMRI ini adalah kontrukstivisme yaitu dalam memahami suatu konsep matematika siswa diharapkan membangun dan menemukan sendiri pemahamnnya. Karakteristik dari pendekatan ini adalah memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada siswa untuk membangun pemahaman tentang konsep yang baru dipelajarinya.
Menurut Prof.Zulkardi (2000) PMRI  adalah pendekatan yang bertitik tolak dari hal-hal yang real ‘nyata’ bagi siswa, serta menekankan keterampilan proses berdiskusi dengsn teman sekelas sehingga pada akhirnya hasil penemuanya tersebut dapat ia gunakan untuk menyelesaikan masalah baik secara individu maupun masalah kelompok.

Karakteristik PMRI

Soedjadi, Zulkardi dan Asikin mengkarateristikan pembelajaran PMRI menjadi 5 yaitu sebagai berikut:
1.     menggunakan masalah kontekstual ( the use of context).
Pembelajaran diawali dengan menggunakan masalah kontekstual ( dunia nyata) dan tidak dimulai dari sistem formal. Masalah kontekstual yang diangkat sebagai topik awal pembelajaran harus merupakan masalah sederhana yang diketahui oleh siswa.
2.     Menggunakan model ( use models, bridging by vertical instrument).
Istilah model berkaitan dengan masalah situasi dan model matematika yang dikembangkan sendiri oleh siswa, mengaktualisasikan masalah kebentuk visual sebagai sarana untuk memudahkan pengajaran.
3.      Menggunakan kontribusi siswa (student contribution).
Konstribusi yang besar diharapkan pada proses belajar mengajar datang dari siswa artinya semua pikiran ( konstruksi dan produksi) dihasilkan oleh siswa itu sendiri.
4.     Interaksi ( interactivity).
Mengoktimalkan proses pembelajaran melalui interaksi siswa dengan guru dan siswa dengan sarana dan prasarana merupakan hal terpenting dalam pembelajaran matematika realistik.
5.     Terintegrasi dengan topic lainnya (intertwining).
Struktur dan konsep matematika saling berkaitan maka dari itu, keterkaitan antar topik (unit pelajaran) tersebut harus dieksplorasi agar proses pembelajaran menjadi lebih bermakna. 

Pada Pembahasan PMRI akan lebih menarik lagi dan menambah wawasan dengan mengunjungi alamat http://p4mri.net/new/?tag=pmri.

Saya pribadi sangat beruntung dapat secara langsung dibimbing 
oleh Prof.Dr.Zulkardi,M.I.Komp.,M.Sc adalah dosen di Universitas Negeri Sriwijaya yang sangat ahli dan mempunyai banyak pengalaman tentang PMRI.

Sumber : Asti Talia

Gerhana Matahari Total

9 Maret, Palembang Gerhana Matahari Total

 Gbr 1. GMT
PALEMBANG – Ada delapan kota yang akan mengalami gerhana matahari total (GMT), 9 Maret 2016. Salah satunya Palembang. Selain itu, Tanjung Pandan, Palangkaraya, Balikpapan, Palu, Luwuk, Ternate dan Maba. Sedangkan kota yang juga bakal mengalami gerhana sebagian (GMS) yakni Medan 77,6 persen, Jakarta 88,1 persen, Makassar 88,54 persen dan Jayapura 73,79 persen.
Dr Aprilia, perwakilan dari Program Studi Astronomi dan Observatorium Bosscha FMIPA ITB mengatakan, saat GMT, bulan akan menutupi seluruh cahaya matahari.
“Palembang pernah gerhana matahari total pada 1988, ini untuk kedua kalinya,” jelasnya dalam rapat di Pemprov Sumsel, beberapa hari lalu.
Untuk dapat melihat fenomena itu, tidak boleh menggunakan mata telanjang. Haruslah menggunakan filter. Gerhana matahari total kali ini hanya berlangsung satu menit saja.
"Kita akan mengalami suasana seperti malam, padahal pagi hari," jelasnya.
Gerhana matahari ini bakal melewati lintasan Pasifik dan bergerak ke Timur. Untuk mengamati gerhana, maka harus berada di tempat tinggi dengan ketinggian 15 derajat. Bisa pula dilakukan di lapangan terbuka tanpa ada bangunan tinggi di sekitarnya. Saat gerhana terjadi, Palembang diprediksi pada puncak musim hujan.
"Namun saat itu di Palembang intensitas hujan rendah," imbuh Aprilia.
Di Palembang, matahari diperkirakan terbit pukul 06.10 WIB. Awal GMS dimulai pukul 06:20:29,2 WIB. Awal GMT dimulai pukul 07:20:43,3 WIB. “Puncak gerhana total pukul 07:21:43,3 WIB,” bebernya. Akhir GMT pukul 07:22:39,2 WIB dan akhir GMS 08:31:24,7 WIB.
"Kejadiannya memang sangat singkat, tapi ini jarang sekali terjadi," imbuhnya.  
Kadis Budpar Sumsel, Irene Camelyn menilai gerhana total ini potensi wisata bagi Palembang.
"Kami bakal menjual paket-paket promosi memanfaatkan momen gerhana matahari total di Palembang," lanjutnya.
Tidak menutup kemungkinan pihaknya bekerjasama dengan universitas untuk menjadikan fenomena ini bahan penelitian sehingga menarik para ahli datang ke Palembang.

Disbudpar Sumsel berencana menggelar lomba fotografi dan lomba menulis untuk mengenang sekaligus mengabadikan moment langkah tersebut. Herlan Aspiudin, Ketua PHRI (Persatuan Hotel Restoran Indonesia) Sumsel menambahkan, pihaknya bersama dengan ASITA bakal membuat paket wisata untuk mengundang tamu datang ke Palembang, termasuk saat terjadinya gerhana matahari. (chy)
See More at Sumatera Expres

Rabu, 16 Maret 2016

Gerhana Matahari Palembang

Histeria Gerhana Matahari Palembang


Gbr 1. Kondisi di Ampera
Gbr 2. Kondisi di Lantaran Jalan BKB

Gbr . Kondisi Ampera Penuh Manusia

Gbr 4. From Instagram "GMT Ampera"